Jumat, 06 Maret 2009

permohonan maaf


kepada teman - teman yang menunggu isi blog ini saya minta maaf ya karena waktu agus terlalu sempit untuk mengisi blog ini.
tapi tenang aja ya, bentar lagi teman akan dapat mendapatkan sesuatu dari sini.


pekanbaru, 07 maret 2009


Agus Yoni p.w

fisbum ke dua

Gunung dan Pegunungan

A. Gunung
Gunung adalah bentuk muka bumi yang berbentuk kerucut atau kubah yang berdiri sendiri.
Gunung berapi adalah bukaan, atau rekahan, pada permukaan atau kerak Bumi, yang membenarkan gas, abu, dan batu cair yang panas bebas jauh di dalam bawah permukaan bumi. Aktiviti gunung berapi membabitkan extrusion of rock yang cenderung membentuk gunung atau ciri-ciri berbentuk gunung melalui tempoh masa.

Gunung berapi
: 1. Kamar magma besar2. Batu dasar3. Penyalur (Conduit)4. Asas5. Sill6. Paip cabang7. Lapisan abu dari gunung berapi8. Sisi 9. Lapisan lava dari gunung berapi10. Tengkuk11. Kon parasit12. Aliran lava13. Bukaan14. Kawah15. Kepulan abu

Gambar : 1, Struktur gunung berapi
Secara garis besar gunung terbagi menjadi 2, yaitu gunung berapi/aktif dan tidak aktif. Berdasar bentuknya dibagi menjadi :
Gunung berapi kerucut atau gunung berapi strato (strato vulcano)
Gunung berapi perisai (shield volcano)
Gunung berapi maar adalah Gunung berapi yang meletus sekali dan segala aktivitas vulkanisme terhenti,yang tinggal hanya kawahnya saja.
Gunung berapi yang akan meletus dapat diketahui melalui beberapa tanda, antara lain
a. Suhu di sekitar gunung naik.
b. Mata air menjadi kering
c. Sering mengeluarkan suara gemuruh, kadang disertai getaran (gempa)
d. Tumbuhan di sekitar gunung layu
e. Binatang di sekitar gunung bermigras
Hasil dari letusan gunung berapi, antara lain :
a. Gas vulkanik
Gas yang dikeluarkan gunung berapi pada saat meletus. Gas tersebut antara lain Karbonmonoksida (CO), Karbondioksida (CO2), Hidrogen Sulfide (H2S), Sulfurdioksida (S02), dan Nitrogen (NO2) yang dapat membahayahan manusia.


b. Lava dan aliran pasir serta batu panas
Lava adalah cairan magma dengan suhu tinggi yang mengalir dari dalam Bumi ke permukaan melalui kawah. Lava encer akan mengalir mengikuti aliran sungai sedangkan lava kental akan membeku dekat dengan sumbernya. Lava yang membeku akan membentuk bermacam-macam batuan.
c. Lahar
Lahar adalah lava yang telah bercampur dengan batuan, air, dan material lainnya. Lahar sangat berbahaya bagi penduduk di lereng gunung berapi.
d. Abu letusan
Yakni material yang sangat halus yang disemburkan ke udara saat terjadi letusan. Karena sangat halus, abu letusan dapat terbawa angin dan dirasakan sampai ratusan kilometer jauhnya.
e. Awan panas
Yakni hasil letusan yang mengalir bergulung seperti awan. Di dalam gulungan ini terdapat batuan pijar yang panas dan material vulkanik padat dengan suhu lebih besar dari 600°C. Awan panas dapat mengakibatkan luka bakar pada tubuh yang terbuka seperti kepala, lengan, leher atau kaki dan juga dapat menyebabkan sesak napas.

B. Pegunungan:
Pegunungan merupakan suatu jalur memanjang yang berhubungan antara puncak yang satu dengan puncak lainnya
Pegunungan terbentuk pada waktu terjadinya gerak kerak bumi yang dalam dan luas
1. Pegunungan Lipatan
Pegunungan lipatan disebabkan oleh terlipatnya lapisan (strata) sedimen yang besar karena tekanan dari dalam bumi. Akibat proses pelipatan ini, lebar lapisan sedimen menciut sedangkan tebalnya bertambah. Lapisan sedimen yang terlipat itu disebut lipatan atas atau disebut juga antiklinal. Sedangkan lapisan sedimen yang terlipat ke bawah dinamakan lipatan bawah atau sinklinal. Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar berikut ini!
Gambar 3. Terbentuknya pegunungan liipatan
2. Pegunungan oleh Pengangkatan Kerak Bumi
Ada pegunungan yang disebabkan oleh pengangkatan kerak bumi. Pengangkatan kerak bumi ini khususnya sepanjang garis sesar atau garis retakan. Oleh karena itu gunung ini disebut gunung bungkah atau horst. Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar berikut ini!
Gambar 4. Pegunungan bungkah.
3. Pegunungan Sisa
Pegunungan ini terjadi apabila pegunungan yang tinggi terkikis oleh denudasi dalam jangka waktu yang lama. Gunung semacam ini sering juga disebut gunung denudasi atau gunung relik. Denudasi adalah peristiwa terbukanya atau terkelupasnya batuan asli pada peristiwa pelapukan.


Daftar Pustaka

· www.e-dukasi.net
· elcom.umy.ac.id
· www.wikipedia.com
· http://gappala.com