Selasa, 27 Januari 2009

bebeK


teman-teman semuanya yang membaca blog ini, aku mau mencari informasi mengenai ternak bebek, tolong kasih info ya.
terutama bebek pedaging.

Rokok oh Rokok!


"Rokok diharamkan bagi anak-anak, remaja, wanita hamil. Merokok di tempat umum juga haram," ujar Wakil Ketua Komisi Fatwa MUI Ali Mustafa Ya'qub menjelaskan hasil Ijtima' Ulama Fatwa III MUI di Kabupaten Padang Panjang, Padang, Sumatera Barat.
mengapa hukum hanya untuk sebagian orang saja?
apakah islam begitu? untukmu haram, untukku tidak atau berZINA HARAM ketika masih kecil tetapi ketika menginjak usia dewasa tidak?
ada banyak yang perlu dikoreksi atas fatwa MUI ini. kita harus tegas lo memang itu haram katakan haram jika tidak maka katakan tidak. apa gunanya ada MUI jika pernyataannya masih memikirkan kepentingan? atau mungkin MUI di biayai PERUSAHAAN ROKOK sehingga tidak berani mengatakan rokok!
memang saya bersyukur bahwa MUI telah mengeluarkan fatwa HAram rokok tetapi yang membuat saya kecewa mengapa hukum ISLAM di buat 'BANCI' setengah-setengah.
yusuf Qordhawi mengatakan bahwa tidak ada yang setengah-setengah di dunia ini, jika tidak baik maka buruk. tetapi mengapa sekarang begini?
coba kita liat sewaktu peristiwa perintah pengharaman khamar?
walaupun sahabat dan penduduk madinah peminum khamar tetapi perintah haram tetap turun, tidak ada kata-kata "khamar haram untuk anak-anak, ibu hamil,remaja, berkhamar di depan umum", terus apa reaksi sahabat? jalan-jalan menjadi lautan khamar karena mereka membuang khamar yang ada di dalam rumahnya. terus bagaimana dengan fatwa ini?
apa yang salah?
fatwa MUI yang 'BANCI'?
atau masyarakat indonesia belum ISLAM secara kaffah? hanya ikut2tan, ketika merasa baik maka kut islam dan ketika menurutnya merugikan menolak atau mencari pembenaran atas apa yang mereka kerjakan?
jika begini bagaimana negeri ini kan makmur?
Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum apabila kaum itu tidak berniat merubahnya
atau munkin perlu cerita lagi,
bagaimana ketika datang perintah kewajiban berjilbab untuk wanita?
para perempuan-perempuan islam berlarian masuk rumah dan mengenakan jilbab, tidak peduli apapun itu kainnya yang penting bisa melaksanakan perintah Allah Azza Wa Jalla.
terus kembali lagi, bagaimana kita?negeri kita? rakyat kita?
Seorang muslim sejati ia akan berkata " sami'na wa atho'naa" kami dengar dan
kami laksanakan, tidak akan pernah ada di dalam dirinya " sami'na wa ashoynaa"
kami dengar dan kami bantah
marilah kita sama-sama berdoa semoga negeri ini diselamatkan oleh Allah dari Azab-Nya.
satu lagi saya katakan,
TIDAK ADA KEMAKSIATAN DI ATAS KEBENARAN!
ALLAHUAKBAR!!!!
ALLAHUAKBAR!!!!