Kata Pengantar
Puji dan syukur kehadirat Illahi Robbi, tuhan semesta alam.sholawat dan salam kepada nabi Muhammad SAW.
Penulis ucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada bapak dosen M. Rahmad, S.Si, M.Si yang telah memberikan tugas ini sehingga penulis dapat belajar lebih jauh mengenai alat pengukur frekuensi, frekuensi counter yang mana penulis sedang menggeluti bidang teknisi handphone sehingga dengan adanya tugas ini dapat menambah pengetahuan penulis.
Dalam tulisan ini banyak tedapat kekurangan dimana-mana sehingga amat jauh dari sempurna. Apabila ada pembaca yang mau berkomentar saya sarankan tidak usah membuang-buang energi untuk mengomentari karena akan kehabisan banyak energi hanya untuk mengomentari. Jadi saya sarankan apabila ada kesalahan atau pertanyaan silahkan cari referensinya yang bisa pembaca liat diakhir halaman tulisan saya ini maka sebagian petanyaan saudara akan terjawab, dan jika belum juga terjawab maka bisa menemui penulis atau hub Hp. 085271558238 atau kirimkan Email ke : agusyoni_1987@yahoo.co.id or liat di www.warok-aw.blogspot.com.
Oke, kami akhiri dengan ucapan SELAMAT MEMBACA.
Pekanbaru, 22 Januari 2009
Agus Yoni P.W
0605113775
Daftar Isi
Kata pengantar ................................................................... i
Daftar Isi .............................................................................. ii
BAB I Pendahuluan
a. Latar belakang .............................................................. 1
b. Rumusan masalah ........................................................ 1
c. Manfaat .......................................................................... 1
BAB II Pembahasan
a. Frekuensi counter ......................................................... 2
b. Cara kerja ..................................................................... 4
BAB III Penutup
a. Kesimpulan ................................................................... 5
b. Saran ............................................................................. 5
Referensi ............................................................................. 6
BAB I
PENDAHULUAN
- Latar belakang
Perkembangan alat ukur semakin meningkat seiring dengan ditemukannya beberapa satuan pengukuran. Ada dua jenis alat ukur yang saat ini kita kenal, analog dan digital. Masing-masing dari alat ukur inimempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Walaupun begitu mereka (red;alat ukur) saling melingkapi satu sama lain. Adakalanya kita harus mempergunakan alat ukur analog dan ada kalanya kita harus mempergunakan alat ukur digital untuk menyelesaikan masalah kita dalam pengukuran.
Frekuensi counter adalah alat ukur digital yang gunanya adalah untuk mengukur frekuensi dari suatu sinyal ataupun komponen. Sering digunakan pada radio dan para teknisi handphone. Pada teknisi handphone digunakan dalam pengukuran frekuensi clock / kristal. Dengan adanya frekuensi counter ini maka kerja dari teknisi sangat terbantu.
- Rumusan masalah
Makalah ini hanya akan membicarakan mengenai penggunaan frekuensi counter pada reparasi atau servise handphone karena yang sering menggunakan alat ini adalah para teknisi handphone.
- Manfaat
Manfaat dari makalah ini adalah untukmemperkenalkan alat ukur frekuensi dan
BAB II
PEMBAHASAN
A. Frekuensi counter
Frekuensi Counter sesuai dengan namanya digunakan untuk menghitung frekuensi yang dihasilkan suatu rangkaian elektronika bukan frekuensi suara. Metode yang digunakan untuk mengukur frekuensi secara digital adalah dengan mencacah banyaknya pulsa dalam satu detik Faktor kesalahan baku pengukuran dengan pencacah adalah plus/minus satu, sehingga cara ini kurang baik untuk mengukur frekeunsi rendah, karena akan menghasilkan kesalahan yang besar. Dengan mikrokontroller AT89C051 yang berkerja dengan frekuensi kristal 12 MHz, satuan terkecil yang bisa diukur adalah 12/(12MHz) = 1 mikrodetik, sehingga bisa dipakai untuk mengukur frekuensi rendah dengan ketelitian yang cukup baik. Pengukuran ini dilakukan dengan metode timer/counter..

Gambar: 2.1 skema frekuensi counter
Perangkat pengukur digital ini digunakan untuk memeriksa tegangan signal 13Mhz, 26Mhz dan 32,768Khz. Dalam bidang perbaikan ponsel, besaran signal tersebut adalah hasil output dari komponen VCO, IC RF dan Crystal Clock. Dimana apabila komponen VCO, besaran output nya tidak sesuai 13Mhz, maka ponsel akan gagal boting (matot). Begitu pula dengan komponen IC RF, apabila output signalnya tidak sesuai dengan nilai 26Mhz, (toleransi -100hz sampai +100hz) ponsel akan kehilangan signal. Untuk besaran signal 32,768 khz yang dihasilkan oleh komponen Crystal, apabila tidak sesuai, ponsel akan mengalami kerusakan hang atau bahkan mati. Pada Frekuensi Counter juga terdapat probe yang berfungsi sebagai stik tester dan juga penjepit groun pada PCB. Namun sebelum melakukan pengetesan, perlu diberi arus pada kisaran 3,6V-4V kesirkuit PBC dengan menggunakan power supply. Hal ini bertujuan agar komponen-komponen yang ada pada circuit, saling bereaksi sesuai tugas dan fungsinya masing-masing. Pengukuran tegangan signal 13Mgz, 26Mhz dan 32,768Khz pada circuit yang bekerja, bisa dilakukan melalui titik test point dari ketiga komponen yang menghasilkan tegangan signal tersebut.

Gambar 2,2: bentuk sederhana frekuensi counter
Tombol-tombol yang ada pada frekuensi counter, untuk masing-masing merk susunan tombolnya bervariasi. Namun pada intinya, fungsi dari tombol tersebut adalah:
Tombol on/off : Mengaktifkan dan menonaktifkan perangkat
Tombol Gate Time : Berfungsi untuk mengukur waktu terbentuknya gelombang yang
dihasilkan
Tombol Selector : Berfungsi untuk mengatur chanel frekuensi gelombang
Ch 0 : Frekuensi diatas 30Mhz hingga 2,4Ghz
Ch 1 : Frekuensi 1Mhz s/d 30Mhz (untuk ukur crystal 13 & 26Mhz)
Ch 2 : Frekuensi 100Khz s/d 100Khz (untuk crystal 32,768Khz)
Ch 3 : Counter
Tombol Function : Berfungsi sebagai tombol start dalam melakukan pengukuran
Tombol Rest : Berfungsi untuk mem "pouse" tampilan display agar sempat terbaca

Gambar 2,3: tampilan fisik frekuensi counter
B. Cara kerja
Pada makalah ini hanay akan dijelaskan mengenai cara kerja / penggunaan frekuensi counter pada pengecekan keluaran pada clock.
1. cari test point keluaran dari clock atau IC RF
2. letakkan kabel hitam (-) pada ground handphone dan kabelmerah (+) pada test point keluaran.
3. ukur frekuensi keluaran dari clock atau IC RF
4. akan tampil pada layar nilai dari frekuensinya.
BAB III
PENUTUP
- Kesimpulan
Frekuensi counter bermanfaat dalam pengukuran frekuensi dan sering digunakan oleh para teknisi. Prinsip kerja dari frekuensi counter hamper sama dengan osiloskop.pada osiloskopmenampilkan grafik sedangkan pada frekuensi counter yang ditampilkan adalah nilainya dalam bentuk angka-angka.
- Saran
Semoga laboratorium kita dapat menyediakan frekuensi counter sehingga kita dapat mencoba.
Referensi